kapal_selam_small.jpg

Siapa yang gak kenal pempek? jajanan ini termasuk jajanan yang relatif bisa diterima oleh lidah semua kalangan, selain itu juga nilai gizi yang dikandungnya cukup tinggi karena terbuat dari ikan dan juga telur. Jajanan tersohor ini punya sejarah yang unik. Pada masa-masa pertamanya jajanan pempek ini banyak dijajakan oleh warga keturunan Cina lanjut usia yang disebut A-pe, sambil berjalan kaki. Saat menjajakan jajanannya orang tua ini dipanggil "pe.. a-pe..." sehingga lambat laun panggilan ini menjadi nama dari jajanan yang dijualnya.

Bahan dasar dari pempek adalah ikan dan sagu, ikan yang digunakan biasanya adalah ikan tenggiri atau belido. Setelah diolah kemudian digoreng, lalu pempek disiram dengan saus hitam yang disebut cuko. Cuko ini dibuat dari air yang dididihkan kemudian ditambahkan gula merah, cabe rawit, bawang putih dan garam.

Pempek banyak macamnya, ada lenjer (pempek panjang), ada'an (pempek bulat), pempek kulit ikan, pistel, pempek telor kecil, pempek keriting, pempek isi pepaya, dan yang paling terkenal adalah pempek kapal selam yang berisi telur ayam rebus. Ada juga jenis lain yaitu pempek lenggang yaitu makanan dengan adonan dasar pempek. Adonan dasar ini dimasukkan ke dalam takir daun berbentuk segi empat lalu dibakar, kemudian panas-panas dimakan bersama dengan cuka. Ada juga pempek jenis berkuah yaitu tekwan, yang berisi pempek dengan ditemani irisan jamur kuping, soun dan bengkuang. Kuahnya bening seperti kuah mie bakso tetapi tidak mie bakso yang biasanya beraroma daging sapi.. kuah tekwan ini beraroma ikan yang gurih. Di ataasnya diberi taburan irisan daun bawang dan seledri segar serta bawang goreng.